berani cari pasal

berani berkonflik, boleh juga diterjemahkan sebagai berani cari pasal, terlalu takut membunuh, terlalu berani, juga membunuh, berani berkonflik, bagiku adalah berada di pertengahan,
kita tidak boleh terlalu bertahaluf (toleransi) sampai hilang semangat kita sebagai manusia, terlalu menjaga hati, sebenarnya bukanlah suatu sifat yang mulia, terlalu kompromi, tidak baik untuk menjadi seseorang, degil, keras kepala, melawan, bukanlah sikap yang terkutuk, dalam banyak hal, ianya bukan harus, bahkan penting, 
sementara dalam banyak keadaan lain, pasif, pesimis, membunuh, tawaduk juga sebenarnya adalah membunuh diri kita (tanpa dinafikan kewajiban memiliki sifat ini),
tawaduk juga membunuh keterampilan, tanpa kita sedari, seorang yang tawaduk tanpa sedar sedang membunuh terlalu banyak, hak orang lain dirampas apabila seluruh kota terlalu khusyuk dan tawaduk terhadap pemerasan si zalim, kita memerlukan yang berhati keras seperti batu dan bersemangat kental melawan untuk membereskan si zalim yang maha kuasa, bukan semuanya mampu berteleku, menjadi bhikhu tak berbaju 'memerdekakan India' seperti Ghandi, 
keras kepala atau berani cari pasal tidak mesti seperti Saddam, Mahathir, Khomeini antara boleh jadi contoh, boleh jadi tak dengar cakap Amerika, antara berani cari pasal yang dimaksudkan, tetapi faedahnya, membuatkan pihak musuh pun tak mudah - mudah nak cari pasal dengan kita,

Ulasan

Catatan Popular